![]() |
(BOLASPORT) |
Media Persija - Direktur Utama Persija
Jakarta, Gede Widiade, sudah melakukan pertemuan dengan Direktur Utama
PPK-GBK, Winarto, di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2018).
Pertemuan tersebut untuk membahas penggunaan Stadion
Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) oleh Persija.
Dari hasil pertemuan itu, Persija mendapatkan restu untuk
memakai SUGBK sebagai kandangnya di Piala AFC 2018.
Meski begitu, tim asuhan Stefano Cugurra tak selalu bisa
menggunakan SUGBK pertandingan Piala AFC 2018.
Pasalnya, jadwal pertandingan Persija di Piala AFC
bisa saja berbenturan dengan kegiatan Asian Games 2018.
"Mereka mendukung, tinggal kami membuat surat untuk
slot pertandingan di Piala AFC, kapan kami bermain, dan akan disesuaikan dengan
acara Asian Games supaya tidak berbenturan," kata Gede.
Persija juga berencana menggelar laga di Stadion
Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor dikarenakan stadion tersebut akan selesai
direnovasi pada Februari 2018.
Andai Stadion Pakansari tidak bisa digunakan, Persija
memilih menggunakan Stadion Singaperbangsa, Karawang, yang rencananya juga
sebagai home base Liga 1 2018.
"Insya Allah Stadion Pakansari. Akan tetapi, Stadion
Singaperbanga juga opsi karena lapangan dan tribunenya memenuhi
verifikasi," kata Gede.
Rencananya akan ada perwakilan AFC datang ke Indonesia
pada 16-17 Januari 2018 untuk mengecek kesiapan stadion yang dipakai Persija
dan Bali United.
Perwakilan AFC itu terlebih dahulu akan mengecek Stadion
Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, baru setelah itu berkunjung ke SUGBK.
Agar bisa bermain di SUGBK, Persija juga sudah melakukan
pembicaraan dengan INASGOC melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Usaha itu terus dilakukan Persija dikarenakan Macan
Kemayoran akan membawa nama Indonesia di level Asia.
"Prinsipnya, mereka semua mendukung Persija berlaga
di SUGBK asalkan tidak berbenturan dengan jadwal Asian Games 2018," kata
Gede.
Sumber: Kompas.com
0 Comments